BeritaHeadlineInternasionalPolitik

Benarkah Ada Kudeta dan Raja Salman Meninggal?

Ahmad Djunaedi | Internasional

Empat pangeran senior termasuk dua anggota keluarga kerajaan Saudi yang paling terkemuka telah ditahan di ibukota Saudi, Riyadh, sebuah langkah yang disebut-sebut dirancang untuk semakin memperkuat posisi penguasa de facto kerajaan, menurut dua orang yang dekat dengan penguasa Saudi.

Pangeran Ahmed bin Abdulaziz, paman Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan salah satu sepupunya, Mohammed bin Nayef, ditahan Jumat pagi, kata orang-orang, yang meminta syarat anonim untuk membahas masalah-masalah internal Saudi yang sangat sensitif.

Setidaknya 20 pangeran telah ditangkap karena diduga menjadi bagian dari kudeta untuk menggulingkan putra mahkota, yaitu Muhammad bin Salman dikenal sebagai MBS, demikian dilaporkan Middle East Eye, Sabtu (7-3).

Empat nama sejauh ini diketahui MEE, mereka adalah Pangeran Ahmed (Putranya Pangeran Nayef bin Ahmed bin Abdulaziz), Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Angkatan Darat, mantan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef; dan saudara tirinya Nawaf.

Putra mahkota telah mengkonsolidasikan kekuasaannya selama beberapa tahun terakhir, berusaha membungkam kritik dan perbedaan pendapat di dalam dan luar negeri.

Meskipun ia telah berhasil memusatkan otoritas di tangannya sendiri ke tingkat yang sangat tidak biasa di kerajaan, tidak jelas oposisi macam apa yang mungkin ia hadapi untuk menjadi raja ketika ayahnya yang sudah lanjut usia meninggal. Juga tidak pasti apa yang mendorong terjadinya penahanan tersebut.

Menariknya lagi drama di Istana Kerajaa Arab Saudi ini adalah beredar isu meninggalnya Raja Saudi Salman bin Abdulaziz.

“Breaking: Dilaporkan bahwa Raja Salman dari Arab Saudi telah meninggal (masih belum dikonfirmasi), yang mungkin menjelaskan penangkapan yang dilakukan Putra Mahkota (MBS) terhadap anggota keluarga kerajaan lainnya. Jika (berita ini) benar, akan membuka jalan bagi Arab Saudi yang tampak sangat berbeda,” demikian disampaikan akun twitter @Rita_Katz, Minggu (8-3). Akun @Rita_Katz dimiliki Director of SITE Intelligence Group.

“Keluarga kerajaan Saudi makin mendidih. Penangkapan terus dilakukan dan semua anggota keluarga kerajaan ga boleh keluar dari Saudi. Di sisi lain issue raja Salman telah wafat makin kencang,” komen pengamat internasional @hasmi_bakhtiar.

“Sudah sehari lebih penangkapan terhadap Ben Nayef cs dan elite Saudi terus bungkam. Tidak ada penjelasan walau satu kata apa yg sebenarnya terjadi. Di benak rezim Saudi rakyat tidak berhak tau bagaimana mereka mengatur kerajaan. Kerajaan hanya milik keluarga Saud,” smbung @hasmi_bakhtiar.
Sumber klikanggaran.com

Facebook Comments

Related Articles

Check Also

Close
Close