BeritaPernik

Kolaborasi BP4-BKKBN Lampung Saling Menguatkan dalam Menekan Angka Perceraian

BP4 Lampung dengan BKKBN berencana bersama-sama membuat formàt dalam menekan angka perceraian yang terus mulai melonjak, melalui pengembangan Program Keluarga Berencana, dalam istilah BP4 Program Keluarga Sakinah

 

sabili.co – Lampung – Ketua Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Propinsi Lampung Dra. Hj.Tatik Rahayu Ningsih, M.Sos.I dalam upaya menekan angka perceraian di Provinsi Lampung, berupaya memperkuat sinergisitas dengan lembaga pemerintah yang memiliki visi dàn misi yang sama dalam progràm ketahanan keluarga. Diantaranya dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencàna Nasional (BKKBN) Lampung.

BP4 Lampung dengan BKKBN berencana bersama-sama membuat formàt dalam menekan angka perceraian yang terus mulai melonjak, melalui pengembangan Program Keluarga Berencana, dalam istilah BP4 Program Keluarga Sakinah.

Kolaborasi BP4-BKKBN Propinsi Lampung dalam Program Keluarga Sakinah

Pada pertemuan hari Jum’at 5/2 2021 itu, Ketua BP4 Lampung diterima langsung oleh Ketua BKKBN Uliantina Maiti, SE, MM diruang rapat. Membahas sejumlah program BP4 yang dapat berkolaborasi bersama BKKBN.

Tatik mengatakan, bahwa BP4 telah menjadi bagian penting dari upaya umat Islam dan bangsa Indonesia untuk memelihara nilai-nilai perkawinan dan keluarga. Keluarga adalah harta paling berharga bagi kehidupan manusia dan sekaligus merupakan pondasi kehidupan masyarakat, bangsa dàn bernegara.

BP4 merupakan salah satu organisasi yang ikut mendorong dan memiliki andil dalam memperjuangkan lahirnya UU Perkawinan. Tatik berharap kiranya program program BKKBN dapat melibatkan BP4. “Rasanya sangat tepat untuk kita saling menguatkan dan bersama menjadi garda terdepan menjaga ketahan keluarga dalam melayani masyarakat Lampung,” Papar Tatik.

Sementara itu Kepala BKKBN Uliantina mengatakan, bahwa tugas utama kami mengurusi umat mulai dari merencanakan perkawinan, kehamilan, kelahiran hingga lansia, saya mengajak BP4 untuk bersama sama membuat formàt dalam menekan angka perceraian yang terus mulai melonjak.

Boleh dibilang kolaborasi yang saling menguatkan dalam upaya menekan angka perceraian ini, BP4 berjuang melalui pengembangan kualitas dan ketahanan keluarga dan perkawinan, disisi BKKBN dari segi perencanaan perkawinan dan kesehatan keluarga sampai Lansia.

Program keluarga berencana adalah sangat menjadi idola dalam mengatasi problem perceraian. Karena mulai dari penambahan penduduk, kemiskinan, kesehatan dan pernikahan dibawah umur yang secara psikologis belum matang akhirnya dapat menyebabkan perceraian. “Saat ini persoalan stunting yang tak kalah peliknya untuk diatasi, maka dari itu keberadaan BP4 ini dapat membantu kami untuk menjalankan visi BKKBN,” ungkap Uliantina.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sabili
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker