HeadlineTeknologi

Lewat Teknologi GPS, Merpati Pos Bawa Pesan Rahasia Setara 100 Buku Bacaan

Langsung Terhubung Ke HP Pemilik Burung

SABILI.CO, Bogor – Burung merpati sering digambarkan sebagai hewan yang setia, bahkan menjadi simbol kesetiaan. Merpati juga dikenal sebagai hewan sejauh apa pun dia terbang, ia akan kembali ke tempat pasangan tetap nya.

Maka setiap acara pernikahan resmi kadang kita jumpai merpati putih selalu identik dengan acara sakral tersebut.

Sedangkan merpati pos berbeda dari kebanyakan burung merpati. Merpati merupakan salah satu jenis burung yang cukup pintar, memiliki daya ingat yang kuat, kemampuan navigasi, dan memiliki naluri alamiah yang dapat kembali ke sarang meskipun sudah pergi dengan jarak yang jauh dan waktu yang lama.

Jaman dulu ketika belum ada teknologi merpati jenis ini lah yang paling di andalkan untuk mengirim pesan rahasia. Ia mampu terbang menempuh jarak hingga ratusan bahkan ribuan kilometer. Merpati pos itu yang telah populer. Orang tahu tapi tidak ada yang tahu persis seperti apa bentuk dari binatang ini yang hobi terbang jarak jauh.

Ditangan Rudy Sumardi, merpati pos ini tak sekadar hobi tapi menjadi sebuah inovasi baru dengan teknologi yang dirancangnya. Rencananya merpati pos akan di pasang GPS dan sensor.

“Ketika terbang kita bisa lihat rute perjalanan terbang yang dia lakukan dan sensor akan berbunyi kita dia sampai pesan yang menempel di punggung nya akan langsung kita baca,” ujar pria berpenampilan yang selalu keren dan nyentrik ini.

Rudy mengaku hasil inovasinya ini berawal dari mimpi. Sejak sekolah SD dia sudah hobi memelihara merpati yang orang tahunya burung dara.

“Dulu waktu kecil saya beli sepasang burung dari hasil bantu mama jualan kue keliling yang saya tabung di tambah dengan uang jajan saya. Akhirnya saya bisa beli sepasang burung dara belia atau masih ABG,” kata Rudy sambil pegang burung kesukaan nya. Sekarang dia lagi fokus kembangkan sudah 10 ekor merpati pos.

Rudy memaparkan, untuk bisa membawa pesan rahasia dia ambil bibit burung merpati pos dari beberapa juara burung lepasan jarak jauh.

Rudy lalu membuat kandang koloni setiap pagi mereka dilepas keluar kandang untuk terbang bersama sama mengitari indahnya panorama pagi lereng Gunung Salak.

“Di sini saya merasa nyaman saat membuat ide dan gagasan sejauh mata memandang dangan udara dingin asri dari ketinggiann1800 dpl Gunung Salak,” ungkapnya.

Cara Kerja Alat GPS

Biasa pada ekor buntut burung merpati kada di pasang alat namanya sawangan atau alat bunyi ketika ia terbang akan bunyi keras menyerupai peluit.

“Tapi beban sawangan kali ini akan tergantikan oleh GPS yang akan memancarkan signal langsung ke satelit ketika burung dilepaskan dan alat mulai d aktifkan,” papar Rudy.

GPS ini berbeda dengan kebanyakan karena alat ini selain bentuknya sangat kecil dia menggunakan power yang di gerakan oleh baling-baling kecil dirubah menjadi pembangkit tegangan DC yang menyimpan ke 2 buah baterai kecil sebagai penggerak power nya.

Alat nya langsung terhubung ke HP pemilik burung dan jejak burung langsung secara real di ketahui. pesan yang dibawa oleh burung berupa nano micro berukuran 5GB yang mampu membawa pesan setara 100 buku bacaan lengkap dengan gambar nya dan tentu file nya

“Burung akan mengirim signal aktif sensor ketika sudah tiba di kandang tujuan secara rahasia, pesan langsung bisa d buka pada laptop pribadi si penerima pesan,” terangnya.

Facebook Comments

Related Articles

Check Also

Close
Close