HeadlineNasionalPolitik

Mukernas VII PARMUSI Instruksikan Ormas Islam Tidak Memilih Partai Pendukung RUU HIP Pada Pemilu 2024

SABILI.CO, Jakarta– Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang merupakan inisiatif DPR RI dimana Pemerintah telah menyatakan penundaan pembahasannya dan merencanakan akan merubah judul RUU tersebut menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila.

Namun sebagian besar elemen masyarakat terutama umat Islam
menengarai substansi RUU tersebut berpotensi mendegradasi Pancasila dan diyakini akan dijadikan alat untuk mengembalikan paham komunisme di Indonesia.

“Keyakinan itu didasarkan sebagaimana tertuang dalam pasal 7 RUU HIP, ciri pokok Pancasila berupa trisila, yaitu: sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan, Trisila terkristalisasi dalam ekasila, yaitu gotong-royong,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP PARMUSI), Drs. H. Usamah Hisyam, Senin (22/6/2020).

Hal tersebut, tegasnya, nyata-nyata merupakan upaya pengaburan dan penyimpangan makna dari Pancasila dan secara terselubung melumpuhkan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, yang sudah ditetapkan pada UUD Tahun 1945 pasal 29 ayat (1).

“Dengan menghilangkan Sila Pertama, maka RUU ini akan menyingkirkan peran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Usamah.

Dengan demikian, tuturnya, hal ini adalah bentuk pengingkaran terhadap keberadaan Pembukaan dan Batang Tubuh UUD Tahun 1945 sebagai Dasar Negara, sehingga bermakna pula sebagai pembubaran NKRI.

Atas dasar penjelasan di atas, maka Mukernas VII PARMUSI meminta:

1. Kepada DPR RI segera membatalkan dan mencabut RUU Haluan Ideologi
Pacasila dari daftar Prioritas Legislasi Nasional (Prolegnas).

2. Kepada Pimpinan Partai Politik agar memerintahkan anggota fraksinya masing￾masing di DPR RI untuk tidak mengusulkan dan membahas peraturan
perundang-undangan yang merubah Pancasila sebagai Dasar Negara.

“Bilamana masih ada fraksi-fraksi yang tidak mencabut secara tertulis dan bahkan tetap mendukung pembahasan dan penetapan RUU HIP, maka Mukernas VII  PARMUSI menginstruksikan kepada seluruh kader PARMUSI dan menyerukan kepada seluruh umat Islam serta ormas Islam untuk bersatu menjaga kemurnian
“aqidah Islam” dengan tidak memilihi partai-partai pendukung pembahasan RUU tersebut pada Pemilu 2024,” tegasnya.

3. Kepada Presiden untuk mengirim Surat Presiden (Surpres) kepada Pimpinan DPR RI agar membatalkan pembahasan RUU HIP.

4. Kepada Pemerintah agar mengusut tuntas perumus RUU HIP yang telah
membuat kegaduhan nasional dan cenderung memecah belah bangsa.

Facebook Comments

Related Articles

Check Also

Close
Close