BeritaHeadlinePerspektif

Pelantikan Tiga Pengurus Daerah PII di Bekasi

Tidak ada yang sangsi training PII melahirkan kader kader yang memiliki jiwa leadership dan militan, sehingga mampu menjadi penggerak baik di tingkat lokal maupun nasional

 

 

sabili.co – Bekasi – Babak baru kaderisasi Pelajar Islam di Bekasi Raya dimulai kembali, setelah sekian lama mengalami kevakuman aktifitas. Itu ditunjukkan dengan dilantiknya tiga Kepengurusan Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD.PII) di Bekasi untuk masa bakti 2021-2022, sekaligus secara berbarengan.

Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia  (PW.PII) Jakarta, Anja Hawari Fasya, memberi amanah estafeta perjuangan pelajar Islam, dengan melantik Rayyan Ramadhan sebagai Ketua PD.PII Kota Bekasi, M. Ali Suhendar sebagai PD PII Attaqwa, dan Tesa Hanifah P. Widya PD PII Kabupaten Bekasi. Berlangsung di Gedung Wulan Sari Kota Bekasi, (24/1).

Anja menegaskan agar amanah ini dapat dikerjakan dengan sungguh-sungguh. “Fokus pada kaderisasi,” pesannya.

Maka langkah awal tiga Pengurus Daerah ini, dihadapkan pada proses kaderisasi, berupa penyelenggaraan latihan dasar kepemimpinan, bulan Ramadhan 1442 H yang akan datang.

Berkesempatan memberi sambutan Keluarga Besar PII Yogyakarta Besar sekaligus Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) Evi Mafriningsianti, katanya mengenang sebagai kader pada masa masa menjadi aktivis PII yang penuh tantangan, di Wilayah Yogyakarta, terutama masa duduk di bangku SMP.

Ketika itu tahun 80-an, peristiwa pelarangan berjilbab di sekolah-sekolah Negeri di Indonesia. Satu-satunya organisasi, hanya PII di seluruh Indonesia yang berani melawan arus, meski taruhannya adalah masa depan, resiko dikeluarkan dari sekolah. “Kami harus kejar kejaran (dengan guru) saat menggunakan kerudung di sekolah,” kenang Evi.

Evi berharap agar kader-kader PII harus selalu update terhadap perubahan, baik secara metodologis atau strategi gerakan PII.

“Tidak ada yang sangsi training PII melahirkan kader kader yang memiliki jiwa leadership dan militan, sehingga mampu menjadi penggerak baik di tingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya.

Namun, kata Evi, PII sekarang harus terus menyesuaikan diri terhadap perubahan zaman.

Jun

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
sabili
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker