BeritaDakwahHeadlineNasional

PP Bakumobin: Seharusnya Umarah Mendatangi Ulama

SABILI.CO,Jakarta – Dalam sebuah daulah atau pemerintahan yang baik,  seharusnya umarah mendatangi ulama, bukan sebaliknya.

Sebab ulama adalah tempat bertanya dan memberikan nasihat karena mereka pewaris nabi yang dicukupi ilmu oleh Allah.

Hal itu disampaikan Ali Mochtar Ngabalin, Ketua  Umum Pengurus Pusat Badan Koordinasii Mubaligh se-Indonesia (PP Bakomubin) periode 2017-2022, dalam acara buka puasa bersama dengan pengurus PP Bakomubin di Jakarta, Kamis, 22 Juni 2017.

Ali menambahkan, di negara-negara yang umat Islamnya kuat dan dapat diperhitungkan,  maka hubungan ulama dan umara selalu menyatu.

Oleh karena itu, Ali menegaskan, Bakomubin sebagai representasi kaum alim ulama terdiri dari  para mubaligh dan tuan guru di berbagai bidang  dapat memposisikan diri sebagai organisasi alternatif yang berperan sebagai katalisator dalam mengkomunikasikan kepentingan umat di tengah hubungan yg beku antara ulama dan umara.

Pada kesempatan itu, Ali meminta kepada seluruh pengurus PP Bakomubin segera menyiapkan para mubaligh yang siap diterjunkan ke daerah terpencil, termasuk di kawasan perbatasan.

“Para mubaligh itu mendapatkan tugas mulia, berdakwah di daerah rawan konflik,” tegas Ali, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Falah di Palu, Sulawesi Tengah, pada 1993-1996.

Salah seorang anggota Dewan Syura PP Bakomubin hasil Munas ke-2,  Iswadi Idris, menambahkan, PP Bakomubin bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan untuk pengiriman da’i bela negara di wilayah perbatasan.

Ali menjelaskan, PP Bakomubin akan terus menerus berkoordinasi dan bekerjama dengan para ulama setempat, terutama di kawasan dekat perbatasan yang diperkirakan rawan konflik antarnegara.

“Para mubaligh itu tak sekedar kami bekali dengan ilmu keagamaan melainkan juga diajarkan pemahaman bela negara, konsep wawasan nusantara dan bagaimana mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Ali yang pernah menjadi Ketua Pokja Pertahanan di DPR-RI, 2004-2009.

Semua itu, jelas pria kelahiran Fak Fak, Papua Barat, yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Korps Mubaligh Pelajar  Sulawesi Selatan ini, demi da’wah dan NKRI yang harus dipertahankan  mati-matian oleh seluruh umat Islam.

Ahmad Djunaedi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sabili
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker