DakwahPernik

RAMADHAN BERSAMA TERATAI PUTIH GLOBAL SCHOOLS

 

 

Wildan Hasan

_Pembina Syari’ah & Brand Ambassador Teratai Putih Global Schools_

Di sore yang agak mendung itu, ba’da sholat Ashar beberapa sosok pimpinan termasuk Ketua Yayasan Teratai Putih mengadakan musyawarah. Bukan musyawarah biasa tapi musyawarah sebuah program besar dan hebat. Program istimewa yang hanya bisa dilakukan satu tahun satu kali.

Musyawarah itu berkaitan dengan amaliyah Ramadhan 1442 H yang sebentar lagi hadir. Selama musyawarah berlangsung dan mendengar arahan dari pak Haji Saefullah sebagai Ketua Yayasan, saya mengambil satu pesan paling penting dan mendasar.

Pesan itu adalah “Kita tidak boleh tertinggal!” Ya, kita sebagai bagian dari umat ini tidak boleh tertinggal atau terlewat dalam keterlibatan perlombaan amal maha dahsyat di bulan Ramadhan. Sayang sekali kalau kita sampai tidak jadi pemain. Hanya jadi penonton. Sangatlah rugi

Saya jadi teringat tentang hadits laknat Jibril yang diaminkan Rasulullah. Bahwa suatu ketika Nabi naik mimbar beliau mengucapkan amin tiga kali. Ternyata saat itu Jibril berdoa untuk 3 golongan manusia. Satu di antaranya, “Celakalah orang yang bertemu Ramadhan tapi tidak mendapatkan pengampunan dari Allah Swt.” lalu diaminkan oleh Rasulullah.

Sungguh mengerikan orang yang mendapat laknat Malaikat yang diaminkan pula oleh Rasulullah. Saking berharganya Ramadhan, orang yang menyia-nyiakannya bisa mendapat laknat Malaikat. Inilah pentingnya pesan pak Haji, jangan sampai lah kita dilaknat Malaikat yang diaminkan Rasulullah. Untuk itu kita harus menjadi bagian aktif, menjadi penggerak dari amal dan syiar Ramadhan.

Beberapa waktu lalu saya sakit cukup berat. Banyak sekali hikmah yang saya dapat. Satu di antaranya; Jangan lagi-lagi menyia-nyiakan waktu. Selama sakit, Allah banyak mengingatkan seolah ada film yang Allah tayangkan betapa selama ini saya banyak sekali menyia-nyiakan waktu dan usia.

Pantas saja Rasulullah mengingatkan _”Baadiruu bil a’maal!”_ Bersegeralah kalian beramal kebaikan. Bahkan Allah menyeru _”Wa Sari’uu ilaa maghfirotim mirrobbikum!”_ Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhan kalian. Karena ternyata kesempatan itu hanya pada saat kita hidup di dunia saja. Setelah mati kesempatan untuk beramal tertutup sama sekali.

Di suroh al Munafiqun, Allah telah mewanti-wanti; “Dan berinfaqlah kalian dari segala yang telah Allah rizkikan bagi kalian sebelum kematian mendatangi kalian. Di mana saat itu kalian akan berkata, ‘Ya Tuhanku tunda dan panjangkanlah usiaku niscaya aku akan bersedekah dan menjadi orang sholih.” Allah jawab, “Dan Allah tidak akan mengakhirkan (memanjangkan) usia apabila telah sampai ajalnya….”.

Ayat di atas sungguh merupakan tamparan keras bagi yang hobi menunda-nunda amal. Istilah pak Haji; “Tar Sok” Entar besok, entar besok, yang pada akhirnya amalnya terbengkalai karena ditunda-tunda. Di akherat kelak hanya penyesalan yang tersisa. Meskipun menangis air mata darah minta dikembalikan ke dunia untuk beramal sholih tidak akan dikabulkan oleh Allah Swt.

Sejatinya amal baik kita untuk kita sendiri. Allah katakan; _”in ahsantum ahsantum lianfusikum”_. Kalau kita berbuat baik hakikatnya untuk kebaikan kita sendiri. Yayasan, lembaga atau apapun itu hanya sarana kita untuk beramal. Bahkan kita patut bersyukur lembaga tempat kita bernaung membuka dan memfasilitasi ladang amal Ramadhan bagi kita.

Maka alangkah rugi kita apabila tidak sungguh-sungguh memanfaatkannya. Sayang sekali apabila tidak terlibat aktif di dalamnya. Dari banyak amaliyah Ramadhan di Yayasan Teratai Putih Global Schools (Takjil, berbuka, sahur, tarawih, kultum, i’tikaf, Pesantren Kilat, santunan, zakat infaq dan sedekah, dll) seyogyanya ada kita di dalamnya. Sehingga tercatatlah kita di kitabnya Raqib dan Atid sebagai hamba yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah di bulan Ramadhan lalu mendapatkan ampunan-Nya.

 

YAYASAN TERATAI PUTIH GLOBAL

TK Islam, SD Islam, SMP Islam, SMA Islam, SMK, SMP&SMA Islamic Boarding School, Ponpes Al Muhajirin Teratai Putih Global

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sabili
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker