BeritaHeadlineInternasional

Ternyata, Penjajah Zionis Ekspor Senjata ke Myanmar

MYANMAR, Selasa (The Irrawaddy): Apa kaitan ‘Israel’ dengan pembunuhan massal yang dilakukan serdadu Budha Myanmar terhadap Muslim Rohingya? Ternyata ‘Israel’ adalah pemasok senjata ke Myanmar. Bahkan awal Januari tahun ini Kementerian Pertahanan ‘Israel’ menolak seruan dari relawan-relawan hak asasi manusia (HAM) dan para pengacara untuk menangguhkan ekspor senjata ke Myanmar.

Menurut pengacara HAM yang berkedudukan di Baitul Maqdis, Eitay Mack, Kementerian Pertahanan ‘Israel’ bersikeras akan melanjutkan ekspor perlengkapan militer ke Myanmar karena telah disetujui oleh Kementerian Luar Negeri dan berpijak di bawah hukum internasional.

Padahal, Eitay Mack dan relawan lainnya telah menulis surat kepada kepala departemen pengawasan ekspor Kementerian Pertahanan ‘Israel’ Racheli Chen pada Desember 2016 dan menuntut agar meninjau ulang seluruh izin ekspor yang diperoleh Militer Myanmar. Dikatakan bahwa Militer Myanmar masih melancarkan perang dengan etnis minoritas di bagian utara dan timur Myanmar, juga melakukan pelanggaran HAM berat terhadap minoritas Muslim Rohingya di bagian barat Myanmar. “Sungguh mengherankan bahwa ‘Israel’ tidak ragu-ragu mengabaikan sanksi AS dan Uni Eropa terhadap Myanmar atas kejahatan-kejahatan keji yang dilakukan di sana,” demikian bunyi surat tersebut.

Ketika mengunjungi ‘Israel’ pada September 2015, Jenderal Senior Min Aung Hlaing bersama para pejabat militer dari Angkatan Udara Myanmar dan Angkatan Laut mengelilingi kantor Elbit Systems, perusahaan manufaktur pertahanan yang berbasis di ‘Israel’, Industri Kedirgantaraan ‘Israel’ dan cabangnya, Elta Systems Ltd.

Eitay Mack mengatakan bahwa Elbit Systems dan produsen lainnya TAR Ideal Concepts telah menandatangani kesepakatan untuk memberikan perlengkapan keamanan kepada Militer Myanmar. Mereka juga mengelilingi pangkalan angkatan laut ‘Israel’, Kementerian Pertahanan di Tel Aviv dan monumen serdadu Zionis yang tewas di Jalur Gaza.

Laporan-laporan dan gambar-gambar perjalanan tersebut dipublikasikan di Facebook kepala Militer Myanmar. Di jejaring sosial miliknya itu ia menyatakan telah berbicara dengan perwakilan ‘Israel’ mengenai pembelian perlengkapan militer dan pelatihan.

Kementerian ‘Israel’ mengatakan pada Eitay Mack mereka tidak akan berkomentar mengenai perjanjian tersebut. “Kerahasiaan itu aneh karena faktanya kepala Militer Myanmar telah mempublikasikan rincian kunjungannya ke ‘Israel’ pada September 2015 dan pertemuannya di Naypyidaw dengan kepala ekspor pertahanan ‘Israel’ pada Agustus 2016,” kata Eitay Mack.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sabili
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker